Spiga

Carlos Dunga Panggil Pato

Fenomena Alexandre Pato di AC Milan rupanya berimpas hingga ke Basil. Striker muda yang tampil gemilang didebutnya bersama AC Milan mendapat tempat di skuad Carlos Dunga. Pelatih asal Brasil ini memasukan nama Pato saat tim “Saba” bertemu Irlandia dalam partai persahabatan.

Penyerang berumur 18 tahun itu, baru dua kali turun membela AC Milan. Namun, dua penampilan itu menarik perhatian Dunga. Selain Pato Dunga juga memanggil 10 pemain di bawah usia 23 tahun. Pmain Seri A lain yang ikut dalam skuad Dunga adalah Ricardo Kaka’, Julio Cesar dan Douglas Maicon.

Carlo Ancelotti Pelatih Terbaik di Dunia

Keberhasilan Carlo Ancelotti mengantarkan AC Milan meraih gelar Juara Liga Champions serta Piala Dunia Antar klub 2007 membuatnya menggondol penghargaan individu. Pelatih berusia 48 ini baru saja terpilih sebagai pelatih Terbaik tahun 2007 Versi Federasi Internasional Sejarah dan Statistik Sepak Bola (IFFHS).

Pelatih yang menangani Milan sejak tahun 2001 tersebut meninggalkan pesaingnya Sir Alex Ferguson, pelatih yang membawa Manchester United menjuarai Liga Premier Inggris musim 2006/2007.

5 Besar Pelatih Terbaik Versi IFFHS

1. Carlo Ancelotti (AC Milan)

2. Alex Ferguson (Manchester United)

3. Juande Ramos (Tottenham Hotspur)

4. Arsene Wenger (Arsenal)

5. Jose Mourinho

Dida dan Kalac Akan Dipertahankan

Musim kompetisi mendatang, 2008/2009, tidak aka nada perubahan. Itu yang ditegaskan oleh Wakil Presiden AC Milan, Adriano Galliani, mengenai posisi penjaga gawang AC Milan. “I Rossoneri” akan tetap memepertahankan dua kiper inti yang dimiliki saat ini: Nelson Dida dan Zeljko Kalac.

Dalam beberapa pekan terakhir, Milan dikabarkan sedang mencari kiper baru. Pasalnya, Dida beberapa kali melakukan fatal. Sedangkan kalac, belum dipercaya sebagai penggantinya. Karena itu, “I Rossoneri” berniat mendatangkan Artur Boruc dari Celtic dan Sebastian Frey asal Fiorentina. Bahkan, khusus untuk mendatangkan Frey, Milan akan menyertakan striker Alberto Gilardino untuk dibarter.

Milan Goda Ronaldinho dengan kebijakan Hak Cipta

Masuknya Inter Milan dalam bursa persaingan dalam memperebutkan Ronaldinho membuat Ac Milan gelisah. Kabarnya, klub pimpinan Silvio Berlusconi mencari cara mempersingkat waktu untuk memdapatkan bintang Barcelona itu. Kini, Milan siap menyodorkan tawaran besar yang kemungkinan akan sulit ditolak Ronaldinho.

Tawaran itu bukan hanya sekedar gaji yang lebih besar dibandingkan yang diterima Dinho di Barca. Melainkan kebebasan penuh pada Dinho untuk memperoleh hak citranya. Kebijakan seperi itu sudah diterapkan Milan pada para pemain bintangnya, yang terbukti menjadi umpan ampuh memancing pemain top ke San Siro.

Seperti diketahui, meski mendapat gaji 8 juta euro (Rp 109 miliar) tapi Dinho harus membagi hak citra yang diterimanya kepada klub sebesar 50 persen. Kondisi yang juga sama dialami Ronaldo saat membela Real Madrid. Kebijakan hak citra ini diharapkan menjadi solusi terbaik untuk menggaet Dinho.

Tawaran serupa mungkin juga diberikan Inter. Tentu saja Inter juga bisa menyesuaikan tawaran ekonomi yang ditawarkan Milan tapi sudah jelas bahwa dalam operasi ini Milan lebih mengandalkan factor lingkungan karena di “I Rossoneri” cukup banyak pemain asal Brasil.

Segitiga Ajaib Dan Selebrasi Gattuso

Sejak adanya segitiga ajaib: Kaka, Pato, dan Ronaldo (Ka-Pa-Ro), AC Milan meyongsong musim semi dengan penuh daya pikat. Mereka bermain dengan semangat menggebu untuk meraih kemenangan yang sangat di nantikan.

Pertandingan di Udine. Melawan Udinese, menunjukan hebatnya Ronaldo seperti ketika dia gundul dulu. Dengan rabut kribo, penampilannya sekarang, Ronie ibarat bertentangan dengan karakter aslinya.

Orang bertanya-tanya, siapa dia, berapa lama dia sudah bergabung, berapa harganya?. Namun Ronie, di antara segitiga terkenal Ka-Pa-Ro, kembali brilian dan menentukan , walaupun tendangannya membentur tiang dan pertandingan nyaris berakhir tanpa gol.

Milan menciptakan trio maut Brasil yang luar biasa seperti Vava-Didi-Pele. Namun gol menentukan diciptakan oleh Alberto Gilardino yang menggantikan Ronaldo ketika dia keletihan. Dia merupakan pemain lebih yang banyak duduk di bangku cadangan sepanjang musim ini.

Suka cita Gila begitu mengharukan. Dia sangat pantas mendapatkannya. Dia telah bekerja keras untuk meraihnya. Untuk mendapatkan kepercayaan dari pelatih dan penggemar Milan.

Jadi, segitiga ajaib memang sangat penting dalam pertandingan itu, tapi kita tidak boleh melupakan kejeniusan Gilardino. Dia adalah penyerang hebat.

Mengenai kebahagiaan Gilardino, Gennaro Gattuso merupakan orang yang paling tepat untuk menjelaskannya. Salah satu caranya melalui selebrasi. Kita tentunya masih ingat bagai mana perayaan Ringhio dengan mencekik Marcello Lippi di Piala Dunia 2006 Jerman. Saat itu, Italia tampil Juara setelah mengalahkan Prancis di partai puncak.

Kemarin, setelah gol berharga Milan, Gattuso langsung menuju Carlo Ancelotti, pelatihnya. Mula-mula dia memeluk erat Ancelotti, kemudian menepuk-nepuk wajah bundarnya. Dan, itu bukanlah yang pertama dilakukannya. Tetapi, memang begitulah jika Gattuso merayakan kemenangan kepada pelatihnya.

Seorang wartawan iseng menghitung ada 22 tepukan. Saya hanya bisa menjamin satu hal, Ancelotti tidak marah. Itulah Ringhio. CANDIDO CANNAVO